Berita

Pameran Kota Jagad Nata

Menenun Sunyi dan Gerak

Membaca Kanvas "Kota Jagat Nata" Karya Kang Tri Hadian
Sebuah pendekatan artistik yang tak biasa dihadirkan oleh perupa Kang Tri Hadian. Melalui karya bertajuk Kota Jagatnata, sang seniman tidak sekadar memajang lukisan di dinding galeri yang hening, melainkan merajut seni rupa dua dimensi dengan seni pertunjukan gerak di ruang terbuka.

Dialektika Warna dan BentukLukisan berukuran 100 × 100 cm berbahan acrylic on canvas ini menampilkan sapuan tebal bertekstur (impasto). Deretan gedung-gedung bertingkat dengan warna-warni kontras—merah, kuning, jingga, hingga biru—disusun meliuk dinamis di atas latar biru muda yang lapang. Komposisi ini mencerminkan lanskap urban atau semesta peradaban yang padat sekaligus cair, sejalan dengan judul besarnya, Jagat nata (penguasa atau penata jagat/alam).

Dialog Seni Rupa dan Pertunjukan TradisiKeunikan video ini terletak pada interaksi antara lukisan dan seni tari. Di depan kanvas yang diletakkan pada sebuah easel kayu di jalur terbuka berlatar pepohonan rindang, seorang penari (Qi Khansa) membawakan tarian bernuansa tradisional Sunda.

Harmoni Gerak dan Visual
Lenggok tubuh, gestur tangan, serta ekspresi wajah penari tidak berdiri sendiri; gerakannya merespons bidang kanvas seolah sedang menghidupkan narasi visual gedung dan warna yang dilukiskan Kang Tri Hadian.

Iringan Tembang Puitis
Alunan tembang vokal etnik dan tabuhan musik tradisi mempertegas suasana kontemplatif, menyatukan elemen urban pada kanvas dengan akar budaya lokal.

Lihat: 13 lukisan Kota Jagad Nata

Catatan Penutup: "13 Lukisan, 13 Tarian, Satu Semesta"Di akhir tayangan, tertulis tajuk "KOTA JAGATNATA: 13 Lukisan | 13 Tarian | Satu Semesta". Proyek ini tampak sebagai sebuah rangkaian berseri (series) lintas disiplin yang ambisius. Kang Tri Hadian berhasil menunjukkan bahwa seni lukis kontemporer tidak harus berjarak dengan publik, melainkan mampu melebur secara organik dengan tari, musik tradisi, dan lanskap keseharian. [MAM]

Galeri Rumah Bambu Pinang Ranti

Back To Top
Theme Mode